You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Genangan Swasembada Timur XII Berangsur Surut
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Genangan di Jl Swasembada Timur XII Surut

Sempat tergenang setelah hujan yang menguyur Jakarta, Minggu (28/2) dinihari, genangan di Jalan Swasembada Timur XII, RT 01/05, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara berangsung surut.

Tapi, saat ini karena air di saluran PHB juga sudah mulai berkurang, maka genangan di jalan dari pukul 10.00 berangsur surut 

Wawan (32), warga setempat mengatakan, genangan setinggi 15 sentimeter sudah surut. Sebelumnya hujan pada Jumat (26/2) juga mengakibatkan genangan setinggi 30 sentimeter. 

"Saat ini karena air di saluran penghubung (PHB) juga sudah mulai berkurang, maka genangan di Jalan dari pukul 10.00 berangsur surut dan saat ini tinggal menyisakan ketinggian sekitar lima sentimeter," ujar Wawan, Minggu (28/2).

Luapan Kali Grogol Sebabkan Genangan di Jl Haji Ipin

Diakui Wawan, dibanding tahun lalu, meski rawan tergenang, air lebih cepat surut. Sedangkan tahun sebelumnya, genangan bisa mencapai 60 sentimeter lebih dan baru surut hampir tiga hari.

“Nomalisasi PHB Kebon Bawang dan pembersihan sampah dan lumpur di saluran air warga rutin dilakukan. Jadi saat hujan turun airnya juga mengalir lancar. Dan, sore bila tidak turun hujan pasti surut total," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3516 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati